assalamualaikum welcome to my blog, insyaallah god bless you
Karya anak SMP-IT Istana Mulia

Jumat, 26 Desember 2014

CR7 AKAN MENJADI SEORANG MUALLAF


Ronaldo_3_blog
Siapa yang tak mengenal Cristiano ronaldo (CR7). Pesepakbola yang lahir di Madeira, Portugal, anak dari Maria Dolores dos Santos Aveiro dan José Dinis Aveiro. Dia memiliki kakak laki-laki bernama Hugo, dan dua kakak perempuan, Elma dan Liliana Cátia.
Pemain yang terkenal dengan tendangan gledek dan fisik yang prima ini ternyata punya sisi lain dari kehidupan para selebritis sepak bola yang kerap diberitakan bergelimang dengan dolar dan kehidupan hura-hura. Sisi lain kehidupan CR7 yang sangat bertolak belakang dengan rumor-rumor negatif tentang kehidupan pribadinya.
Pemain terbaik Real Madrid dan timnas Portugal ini ternyata selalu membela kepentingan Islam, meski ia beragama Katolik yang taat.
Rumor di media Spanyol dan Portugal yang memberitakan jika CR7 akan menjadi seorang Muallaf. Namun, hingga berita ini diturunkan, Ronaldo belum menyatakan, mengucapkan 2 kalimat Syahadat sebagai bukti ia telah masuk Islam, meski segala perbuatannya selalu mendukung Islam.
Sebelumnya, dilaporkan bahwa Ronaldo menaruh perhatian terhadap Islam dan sudah mulai mempelajari Bahasa Arab. Gurunya tak lain adalah Mesut Ozil, rekan setimnya di Real Madrid. Menurut Ozil, Ronaldo juga sangat suka mendengarkan dan membaca Alquran.
Berikut bukti dan fakta tentang CR7 tentang cintanya kepada Islam:
Sepatu Emas CR7
1. Simpatisan Palestina
Hal ini dibuktikannya dengan melelang sepatu emasnya untuk disumbangkan ke anak-anak Palestina. Cristiano Ronaldo, bintang ‘Seleccao’ yang dilabeli media barat memiliki sifat sombong tersebut, ternyata mempunyai hati mulia. Mantan punggawa Manchester United (MU) itu dengan penuh keikhlasan memberikan sepatu emas yang diraihnya musim 2011 kepada lembaga amal klubnya. Hal itu dilakukan pemain berjuluk CR7 itu untuk membantu anak-anak Palestina.
Laman Qodsna pada akhir tahun 2012 lalu mengabarkan, lembaga amal Real Madrid melelang sepatu emas milik Ronaldo itu hingga 1,4 juta Euro atau Rp16,77 Miliar). Uang hasil lelang itu disumbangkan untuk membangun beberapa sekolah yang hancur di sepanjang di Jalur Gaza.
100 Euro untuk Afganistan
2. Sering Menyumbang Uang Untuk Umat Islam
Ronaldo kembali menyumbangkan uang senilai 100 ribu Euro ( atau Rp 1,39 Miliar) kepada korban perang Afghanistan pada Rabu (13/­2/2013). Seperti dikutip Reuters, Ronaldo menyumbangkan uang sebesar itu dengan mengatas namakan UEFA dan diserahkan melalui International Commitee of the Red Cross (ICRC).
Uang itu nantinya akan digunakan untuk membantu merehabilitasi warga Afghanistan yang kehilangan tubuh, karena terkena ledakan ranjau darat di negeri yang kerap terjadi peperangan tersebut. Aksi kepedulian ini merupakan kali kedua bagi pemain berjuluk CR7.
cristiano-lafazh-allah-150x1503. Tertulis Lafazh Allah di Kepalanya
Cristiano Ronaldo, tanda ia masuk Islamkah? Kejadian menarik ini berawal dari sikutan David Navarro yang mengenai pelipis Cristiano Ronaldo. Kejadian itu terjadi pada menit ketiga hingga membuat CR7 harus memperoleh perawatan yang cukup serius karena pelipisnya terus mengeluarkan darah yang cukup banyak.
Cristiano Ronaldo head, Tim medis Real Madrid yang melihat kejadian tersebut tentunya tak tinggal diam. Untuk memberikan pengobatan demi menghentikan darah sang pemain berdarah Portugal tersebut, tim medis pun membawa Ronaldo ke pinggir lapangan.
Yang menarik, kamera televisi Aljazeera yang menyiarkan pertandingan itu menyoroti gaya model rambut Ronaldo ketika tengah menjalani perawatan di pinggir lapangan. Dan entah disengaja atau tidak, kamera televisi seketika langsung menyoroti potongan rambut sang Pemain Terbaik Dunia itu di mana ditemukan tulisan Arab berlafazhkan Allah SWT.
4. Menolak Tukar Jersey
Pada pertandingan Pra Piala Dunia, antara timnas Portugal vs ‘Zionis’ Israel, setelah pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 3-3, CR7 menolak bertukar jersey dengan pemain Israel, meski sudah banyak yang mengajaknya.
Cristiano Ronaldo Palestina, Todos con Palestine, segalanya untuk Palestina
5. Tak Mau Menyebut Negara Israel
Menurut laporan Shabestan, wartawan televisi Aljazeera sempat bertanya kepada Ronaldo, Anda saat ini berada di tanah Israel atau Palestina?
Bintang dunia asal Portugal ini menjawab, “Saya berada di bumi Palestina.”
Padahal diketahui, Portugal bertanding melawan Israel, di kandang Israel, pada Jumat (22/03/13) di pertandingan kualifikasi Piala Dunia Grup F.
6. Dukung Palestina
Karena mendukung Palestina membuat Cristiano Ronaldo dikecam Israel. Berbeda dengan Barcelona yang memiliki kedekatan dengan Israel, Real Madrid malah memilih mendekat dengan Palestina. Tidak hanya ditunjukkan kebijakan klub, sikap pemain Los Blancos juga demikian.
7. Aksi Ronaldo sebagai bentuk kemanusiaan
Ia menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya terhadap krisis Palestina dan warga Jalur Gaza. Ronaldo dikabarkan pernah langsung berkunjung ke tanah pendudukan Palestina pada 2007 dan 2005.
Disana dia disambut suka cita oleh warga Palestina dan mendapat pengawalan ketat. Namun, Ronaldo dikecam media pemiliknya, MU yang mendukung kebijakan pemerintah ‘Zionis’. Seperti diketahui, saat itu CR7 masih berseragam Manchester United.
cristiano-alquran-150x1508. CR7 Mendapat Hadiah Al-quran
Berita teranyar adalah Striker Real Madrid, Cristiano Ronaldo mendapatkan hadiah istimewa berupa salinan Alquran dengan terjemahan bahasa Portugis dari perusahaan operator seluler Arab Saudi, Mobily.
Bintang timnas Portugal tersebut menandatangani kontrak iklan dengan Mobily senilai US$6 juta. Dan pekan lalu, Ronaldo berkesempatan hadir untuk pengambilan gambar sekaligus menerima pemberian copy Al-quran tersebut.
Menurut koran lokal Saudi, Al-Riyadh, Cristiano Ronaldo akan membintangi sejumlah iklan Mobily selama tiga bulan, yang pengambilan gambarnya dilakukan di ibukota Arab Saudi.

Israel Segera Ubah Makam Bersejarah jadi Kafe Khamr



papan israel

BELUM lama ini, otoritas Israel dilaporkan segera membangun kafe kopi, makanan, dan khamr di bekas makam Islam Makmanullah yang bersejarah di Al-Quds.
Keterangan Ini disampaikan secara lisan disertai gambar oleh lembaga wakaf Al-Aqsha, PIC melaporkan pada Jumat (26/12/2014). Proyek ini didukung oleh instansi resmi Israel, baik pusat atau daerah.
Pengacara dan ketua yayasan Al-Aqsha, Muhammad Shubhi Jabari menegaskan, beberapa hari lalu pihaknya sudah mengingatkan bahaya Israel yang terus menggelar kejahatan-kejahatannya terhadap makam Makmanullah. Menurut Jabari Israel ingin membangun apa yang mereka sebut sebagai “museum toleransi.”
Dalam kunjungan ke lapangan, Yayasan Al-Aqsha menemukan berbagai papan pengumuman segera dibukanya sebuah kafe Landevar di bekas reruntuhan makam Muslim Ini.
Landevar ternyata adalah jaringan kafe-kafe Israel yang tersebar di Israel yang menjual berbagai jenis makanan, minuman, dan khamr.
Menurut laporan, sejak lama Israel membidik makam ini. Di tahun 1948, kuburan seluas 200 are Ini banyak terdapat makam sahabat, tabiin, fuqaha, ulama, dan syuhada.
Israel telah mengubah sebagian besar makam ini menjadi taman umum, arena pentas hiburan, tempat mangkalnya para pelacur, dan membuat jalan dan jaringan listrik, dalam rangka menghapus simbol-simbol islami di kota ini agar terlihat warna Yahudi. 

Ketahuan Peluk Islam, Polisi Norton, AS, Dipecat




Ilustrasi – Emblem Departemen Kepolisian Norton. (ROL)
 Norton, Ohio. Seorang warga Amerika Serikat, yang dulu bekerja di Kepolisian Norton, Ohio, Nicholas A. Matheny, mengajukan gugatan hak sipil ke pengadilan federal atas keluhan diskriminasi negara, konspirasi, pembalasan dan lingkungan kerja yang buruk dan jahat. Gugatan ditujukan kepada Kota Norton, Kepala Kepolisian Norton, Thaddeus Hete, Sersan Polisi John Dalessandro ,Pemerintahkan Kota, Richard Ryland.
Gugatan dengan judul Matheny melawan Kota Norton, menuntut kompensasi atas kerusakan dan kerugian yang telah dialami penggugat.
Hukum federal dan antidiskriminasi negara melarang membuat keputusan terhadap status pekerjaan seseorang berdasar agama atau membalas pendapat berbeda dari karyawan dengan diskriminasi dan pelecehan.

Polisi Matheny memulai karirnya di Departemen Kepoisian Norton pada 2004. Setelah sempat dimutasi dari Nevada pada 2008, ia menjadi petugas patroli hingga November 2010, ketika ia dihentikan sepihak. Saat Matheny direlokasi, Pimpinan wilayah kota, Richard Ryland, menyebarkan memo internal, menggambarkan Matheny sebagai ‘petugas patroli istimewa untuk kota. Ia mendapat apresiasi karena kinerjanya yang baik dari masyarakat juga kolega.
Pada awal 2010, Matheny memeluk Islam. Awalnya perubahan keyakinan itu tak disebarluasakan kecuali teman-teman terdekatnya. Salah satu alasan yakni sentimen anti-Isam di kepolisian, termasuk email-email yang pernah ia terima dari atasannya langsung, Sersan Harvey Bechtel.
Soal keimanan Matheny tetap urusan pribadi hingga akhir September 2010, ketika ia menyebarkan undangan pernikahan ke dua koleganya. Dalam undangan itu terdapat kalimat berbunyi. “Semoga Allah Memberkati Pernikahan Ini”, tepat di atas.
Ketika koleganya, Jim Weiss membaca kalimat itu ia langsung mengeluarkan komentar-komentar antimuslim dan komentar merendahkan terhadap tunangan Matheny dan keluarga calon mempelai wanita. Matheny, menurut penuturan Dewan Hubungan Amerika-Islam, dengan santun menyatakan keberatan terhadap pernyataan Weiss.
Setelah insiden tersebut, Weiss menyebarkan status baru Matheny sebagai Muslim ke seluruh departemen. Keyakinan barunya menjadi pengetahuan umum, dan sejak saat itu ia diperlakukan seperti penghuni kasta terendah.
Ketika keyakinan barunya belum banyak diketahui umum, Matheny memiliki catatan prestasi istimewa yang layak dicontoh. Tak lama sebelum ia menyerahkan undangan, Kepala Kepolisian, menominasikan Matheny sebagai penerima penghargaan dalam acara Para Ibu Menentang Pengemudi Mabuk (MADD) karena rekor penahanan terhadap pengemudi mabuk yang dilakukan Matheny. Setelah peralihan agama itu muncul ke publik, kepala kepolisian membatalkan nominasi tersebut.
Sebelum Matheny menjadi Muslim, ia tak memiliki catatan disipliner dalam file personalnya. Namun, begitu keislamannya menjadi santapan publik, tiba-tiba ia seperti tak berkinerja bagus. Kesalahan dan kinerja merosot menggantikan laporan kepribadian Matheny, yang menciptakan kesan bahwa Matheny dipecat karena alasan tersebut.
Tepat sebelum Matheny mengakhiri giliran tugas terakhir sebelum cuti menikah, sang kepala polisi, Chief Hete, berkata kepada Matheny bahwa ia akan dipecat. Matheny dan istrinya menghabiskan cuti dibawah tekanan ancaman pekerjaan. Ketika Matheny kembali pulang, Chief Hete dan pemimpin Wilayah Norton, Ryland, berupaya membujuk Matheny untuk sukarela berhenti dari pekerjaan.
Mereka mengancam menulis pernyataan negatif atas kemerosotan dalam laporan kepribadian Matheny jika ia menolak berhenti diam-diam. Matheny dijanjikan mendapat referensi bagus untuk pekerjaan di masa depan, dan peringatan negatif akan disobek bila ia setuju dengan permintaan kedua bos tadi. Matheny menolak dan ia pun dipecat.
Sejak Matheny dipecat, Chief Hete buru-buru mengumumkan kepada publik bahwa Matheny akan mengajukan gugatan ‘teroris berturban’ kapan saja. Seorang detektif meletakkan handuk di atas kepalanya dan berjalan berkeliling departemen berteriak bahwa ia Matheny.
Salah satu kuasa hukum Matheny, Subodh Chandra, berkata, “Ini benar-benar sangat tidak-Amerika, perusahaan pemerintah memecat seseorang karena agamanya. Seluruh petugas Norton mengambil sumpah untuk menjunjung tinggi Konstitusi. Departemen Kepolisian Norton menghakimi petugas ini berdasar agamanya sebagai cerminan ketidakmapuan melayani anggota komunitas”.

Iran Tuding AS Dibalik Penyebaran Virus Ebola yang Mematikan



Penyebaran virus Ebola yang terus meluas (vox.com)
Penyebaran virus Ebola yang terus meluas (vox.com)
 Amerika Serikat. Ketua Badan Pertahanan Sipil Iran, Ghulam Ridha Jalal, menuduh Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab atas mewabahnya penyakit yang disebabkan oleh virus Ebola, sebagaimana dikutip Islam Memo (28/10/2014).

Jalal menyatakan bahwa pihaknya mencurigai AS karena negara tersebut mempunyai berbagai pusat penelitian dan laboratorium yang memungkinkannya untuk menciptakan dan mengembangkan senjata biologi, termasuk di antaranya menciptakan virus ganas dan menyebarkannya.
Negara-negara Islam harus memperkuat kemampuannya untuk mendeteksi setiap jenis penyakit baru, karena disinyalir agenda terselubung dibalik penyebaran suatu virus ganas adalah menekan angka kelahiran di kalangan umat Islam di samping motif-motif lainnya, ungkap Jalal.

Sabtu, 20 Desember 2014

Hamas Minta Eropa Hormati Hasil Keputusannya


Gedung Pusat Uni Eropa. (safa.ps)
Gedung Pusat Uni Eropa. (safa.ps)
 Gaza. Gerakan Perlawanan Islam Hamas pada hari Kamis (18/12/2014) meminta agar pihak-pihak di Eropa menghormati keputusan pengadilan Eropa yang mencabut Hamas dari daftar teroris versi Uni Eropa.

Sami Abu Zuhri, jubir gerakan Hamas dalam pressrilisnya mengatakan, bahwa Hamas menghormati keputusan dari pengadilan Eropa dan sangat mendukungnya, karena teroris sebenarnya adalah mereka para penjajah Israel dan bukan bangsa Palestina.
Seperti diberitakan sebelumnya pengadilan Eropa mengeluarkan keputusan pada hari Rabu (17/12/2014) kemarin untuk menghapus Hamas dari list organisasi teroris, setelah nama organisasi tersebut bertengger selama 11 tahun di daftar teroris Uni Eropa. 

Erdogan Kembali Serang Penguasa Kudeta di Mesir Terkait Perintah Penangkapan Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi


Presiden Erdogan
Presiden Erdogan
 Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, kembali mengkritik penguasa kudeta militer di Mesir, As-Sisi, terkait masuknya Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi dalam daftar pencarian orang interpol.

Seperti diberitakan fanspage Partai Kebebasan dan Keadilan (FJP), Selasa (9/12/2014), Erdogan mengatakan, “Lihatlah, ada orang yang sampai kepada kekuasaan dengan cara melakukan kudeta militer. Sekarang dia meminta Interpol menangkap ketua persatuan ulama Muslim sedunia (IUMS).”
Dalam acara pertemuan dengan para ulama itu, Erdogan juga mengatakan, “Termasuk dalam perbuatan apakah ini? Ini sama sekali bukan politik. Semua hal sudah berubah total. Ini juga mengindikasikan bahwa dunia saat ini sedang berjalan ke arah kondisi yang buruk, bukan ke arah kondisi yang baik.”
Interpol memasukkan Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi, ketua persatuan ulama Muslim dunia (IUMS), dalam daftar pencarian orang. Pemasukan ulama Mesir yang kini berdomisili di Qatar itu dilakukan atas permintaan pemerintah kudeta di Mesir.
Kasus yang dituduhkan kepada beliau adalah persekongkolan, provokasi, membantu tindakan pembunuhan berencana, membantu narapidana kabur dari penjara, lalu mereka melakukan aksi pembakaran, perusakan, dan penjarahan.

Jumat, 19 Desember 2014

Channel Israel: Al-Qassam Gelar Latihan Militer Terbesar Paska Perang 2014


Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas. (islammemo.cc)
Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas. (islammemo.cc)
 Palestina. Channel 10 Israel memberitakan Batalion Izzuddin Al-Qassam, sayap militer Hamas melakukan latihan militer pada hari Kamis malam (18/12/2014). Latihan ini merupakan yang terbesar yang dilakukan Hamas paska berakhirnya perang paska perang bulan Juli 2014 lalu.

Situs Israel ini kemudian memberitakan, bahwa latihan militer yang berlangsung ini dilakukan di dekat permukiman Yahudi bernama Dugit dan Nissanit, yang berada di utara Jalur Gaza. Dari lokasi tersebut terdengar suara ledakan dan rentetan tembakan dengan sangat jelas. Latihan militer Hamas ini juga terlihat dari posko keamanan Israel yang ada di pebatasan Israel-Jalur Gaza.
Situs berita Israel lainnya, Walaa juga memberitakan hal serupa. Diberitakan bahwa latihan militer Hamas ini bukan saja berlatih menembakkan senjata, namun juga menembakkan rudal serta misil anti tank buatan mereka. Disamping itu mereka juga berlatih dengan komando angkatan lautnya.
Sumber keamanan Israel turut mengomentari latihan militer Hamas ini. Mereka mengatakan bahwa gerakan Hamas kembali melakukan latihan militernya dan mengalami berbagai perkembangan di setiap latihan mereka.

Gagal Taklukkan Gaza, 53% Warga Israel Tolak Netanyahu Kembali Menjabat Perdana Menteri


PM.Israel, Benjamin Netanyahu. (safa.ps)
PM.Israel, Benjamin Netanyahu. (safa.ps)
 Palestina. Sebuah polling yang dilakukan di Israel menunjukkan, sebanyak 53% warga Israel tidak menginginkan Benyamin Netanyahu kembali menjabat sebagai perdana menteri Israel. Mereka beralasan, karena selama menjalankan pemerintahan Netanyahu dinilai tidak berjalan di trek yang benar.

Polling yang digelar oleh surat kabar Haaretz Israel ini juga menanyakan, siapakah yang bertanggungjawab terhadap kondisi Israel saat ini? Sebanyak 36% peserta polling menyebut pemerintahan Netanyahu bertanggungjawab penuh terhadap semakin kuatnya tekanan dari dunia internasional terhadap Israel. Hal ini nampak dengan bertambah banyaknya negara Eropa yang kemudian mendukung kedaulatan negara Palestina.
Puncak dari keterpurukan Israel ini menurut partai oposisi di Israel adalah pencabutan nama Hamas dari list organisasi teroris Uni Eropa. Dan Netanyahu disebut sebagai penyebab utama dari semakin buruknya strategi politik Israel dalam menghadapi dunia internasional.

Amerika Apresiasi Strategi Kuwait dalam Memberantas ‘Terorisme’


Khaled Aljarallah. (islammemo)
Khaled Aljarallah. (islammemo)
 Kuwait. Menteri muda dalam departemen luar negeri Kuwait, Khaled Aljarallah, menyatakan bahwa pihaknya telah menjelaskan kepada wakil menteri keuangan Amerika Serikat, David Cohen, tentang langkah dan strategi dalam memerangi ‘terorisme’.

Strategi, yang lebih menitikkan pada mengeringkan sumber dana ‘terorisme’ ini, dinilai Amerika sebagai sesuatu yang besar dan perlu diapresiasi. Seperti dilansir kantor berita Kuwait, Kuna, Jumat (19/12/2014) hari ini, Aljarallah mengatakan, “Kami mendapatkan pengertian baik dari pejabat Amerika, bahkan mereka meminta kita terus melanjutkan strategi ini.”
Tentang daftar nama baru penyokong dana ‘terorisme’, Aljarallah mengatakan, “Tidak ada tambahan apa-apa dalam daftar organisasi teroris dan pihak-pihak yang memberikan dana kepada ‘terorisme’. Yang dipakai masih daftar nama.”
Selain itu, Kuwait juga baru menyelesaikan pertemuan bilateral Kuwait-Mesir, Rabu kemarin, yang menghasilkan 11 kesepakatan dalam beberapa bidang. Hal yang paling disoroti dalam kesepakatan tersebut adalah koordinasi bidang keamanan dan kerja sama militer.

Ahad dan Senin Besok Ratusan Yahudi akan Duduki Masjid Suci Al-Aqsha


Tentara Zionis Israel menistai masjid suci Al-Aqsha. (aljazeera.net)
Tentara Zionis Israel menistai masjid suci Al-Aqsha. (aljazeera.net)
 Al-Quds. Lembaga Al-Aqsha untuk Wakaf dan Warisan Sejarah Umat Islam mengingatkan, bahwa sejumlah orang Yahudi akan menyerbu masuk ke areal komplek Al-Aqsha dalam rangka memperingati hari raya Hanukah (pesta cahaya Yahudi). Dalam satu pekan ini diperkirakan akan ada 300 orang pemukim Yahudi yang akan masuk ke komplek masjid Al-Aqsha. Sebanyak 160 orang dari mereka telah masuk ke komplek Al-Aqsha pada hari ini. Dan pihak Yahudi mengabarkan bahwa mereka akan kembali mendatangi Al-Aqsha dalam jumlah besar pekan depan, khususnya pada hari Ahad dan Senin besok, tepatnya pada hari raya cahaya Yahudi.

Lembaga Al-Aqsha ini melalui pressrilisnya menyebutkan, bahwa serangan para pemukim Yahudi dalam pekan ini dilakukan oleh kelompok kecil namun secara berulang-ulang,  setipa kelompok terdiri dari sekitar empat atau sembilan orang. Mereka datang dilengkapi dengan pengawalan ekstra dari pihak aparat keamanan Israel.
Menyikapi hal ini, lembaga untuk Al-Aqsha mengajak warga Palestina untuk secara masif selama satu pekan ini untuk mendirikan sholat berjamaah di dalam masjid Al-Aqsha. Khususnya untuk mereka para laki-laki, sedangkan untuk para wanita dapat memenuhi majelis-majelis taklim di sekitar masjid, dengan cara-cara seperti ini diperkirakan dapat menggagalkan upaya penyerbuan ke masjid Al-Aqsha.
Lembaga tersebut kemudian menjelaskan bahwa sejauh ini mereka para jamaah yang sholat di masjid Al-Aqsha sebagai tameng untuk menjaga masjid, mereka telah banyak melakukan penggagalan terhadap upaya para pemukim Yahudi yang ingin melakukan ritual di beberapa lokasi terpisah di dalam areal masjid suci Al-Aqsha.
Perlu diketahui bahwa orang-orang Israel telah memulai hari raya mereka sejak kemarin Rabu (17/12/2014) dengan nama Hanukah, dan ini berlangsung selama satu pekan. Hal ini yang kemudian menyebabkan bertambahnya jumlah pemukim Yahudi yang menyerbu ke masjid Al-Aqsha hingga hari ini.
Menurut lembaga tersebut, konsentrasi massa Yahudi akan mencapai puncaknya pada hari Ahad dan Senin besok, bersamaan dengan hari raya Cahaya Yahudi.
Lembaga ini kemudian meminta kepada warga Al-Quds dan Palestina 1948 untuk berbondong-bondong memadati masjid suci Al-Aqsha dan terus memperkuat hubungan dengan masjid Al-Aqsha demi menjaga masjid suci tersebut dari penistaan yang dilaukan oleh penjajah Israel.
Perlu diketahui pula dalam beberapa bualn terakhir, beberapa kelompok Yahudi radikal ditemani dengan beberapa anggota Knesset menyerbu masuk ke komplek masjid Al-Aqsha, sehingga menyebabkan meletusnya bentrokan dengan warga Palestina secara merata baik di kota Al-Quds maupun Tepi Barat.

Senin, 15 Desember 2014



Oleh Ustadz Ammi Nur Bait

Khutbah Pertama:

إِنَّ الحَمْدَ لِلَّهِ ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ ، وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا ، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ  فَلَا مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ , وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلـٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ ؛ صَلَّى اللهُ وَسَلَّمَ عَلَيْهِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

أَمَّا بَعْدُ عِبَادَ اللهِ : اِتَّقُوْا اللهَ تَعَالَى وَرَاقِبُوْهُ جَلَّ وَعَلَا ، وَاعْلَمُوْا أَنَّ تَقْوَاهُ : عَمَلٌ بِطَاعَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ رَجَاءَ ثَوَابَ اللهِ ، وَتَرْكٌ لِمَعْصِيَةِ اللهِ عَلَى نُوْرٍ مِنَ اللهِ خِيْفَةَ عَذَابِ اللهِ.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Akhir-akhir ini, kita simak di media baik televisi maupun media cetak, baik lokal maupun internasional, ramai membicarakan isu tentang ISIS (Islamic State Iraq and Sham) atau sekarang mereka cukup menamakan diri mereka sebagai IS (Islamic State).  Respon dari masyarakat pun beragam; ada yang karena berita ini mereka menjadi takut kalau Negara Islam berdiri, kira-kira demikianlah gambarannya. Ada pula yang semakin antipati terhadap ajaran Islam sehingga angka islamophobia kian meningkat. Ada juga yang menyatakan dukungan terhadap ISIS atau IS. Ada pihak-pihak yang lebih moderat dan pertengahan, mereka memandang aksi ISIS bukan representasi dari ajaran Islam, ditambah mereka hanya minoritas yang sangat sedikit jumlahnya. Hanya saja media membuatnya menjadi bombatis dan berlebihan.

Apakah anda pernah melihat berita di televisi tentang proses pengadilan kasus pembunuhan?. Ketika hakim memutuskan si pelaku dihukum penjara 15 atau 20 tahun, lalu pihak keluarga korban melakukan protes sampai menjerit-jerit dan berguling-guling menangis di lantai pengadilan, tidak rela si pelaku hanya dipenjara karena mereka ingin pembunuh keluarga mereka tersebut dihukum mati, setimpal dengan nyawa keluarga mereka yang telah dilenyapkan dengan dzalim.

Apalagi mereka tahu kalau setiap hari kemerdekaan dan Idul Fitri, si pelaku masih punya peluang untuk mendapatkan remisi karena berkelakuan baik selama di penjara, totalnya dia hanya menjalani masa tahanan tidak lebih dari 10 tahun. Begitu terbebas, sudah bisa wara-wiri kembali di pasar, tinggallah keluarga korban terbengong-bengong menyaksikan, tanpa bisa berbuat apa-apa. Mungkin rasa ketidakadilan ini akan mereka bawa mati, lalu di akhirat kelak mereka menuntut kepada Allah agar si pembunuh berikut dengan pak hakimnya dimasukkan kedalam neraka Jahannam. Kalau tuntutan mereka tersebut dikabulkan Allah, alangkah malangnya nasib si pelaku, di dunia sudah masuk penjara, di akhirat masih masuk neraka juga. 
Atau katakanlah anda mengalami nasib sial, bersengketa dengan seseorang yang memiliki kekuatan seperti Mike Tyson, anda lalu dihajar sampai bonyok padahal bukan sebagai pihak yang bersalah. Anda mau lapor ke polisi? Si pelaku paling dihukum beberapa bulan. Anda mau membalas memukul? Mike Tyson koq ditantang berkelahi? 

Semua orang pasti sependapat bahwa dalam sistem hukum manapun, keputusan hakim haruslah bisa memenuhi rasa keadilan semua pihak. Dan yang 'paling sensitif' dalam merasakan keadilan ini adalah pihak korban. Sudah puluhan tahun Indonesia merdeka dan telah mempraktekkan aturan hukum produk bangsa, namun keadilan yang bisa dirasakan oleh masyarakat masih jauh dari yang diharapkan. Sampai-sampai rakyat sudah 'imun/kebal' dengan keputusan-keputusan pengadilan dan bersikap masa bodoh, lalu membatin : "Biar nanti saja di akhirat dapat hukuman setimpal."

Tulisan ini tidak akan menyinggung soal aturan hukum Islam secara detail, karena kasus-kasus hukum banyak corak dan karakternya. Kita semua bisa mempelajarinya pada sumber-sumber yang melimpah di internet ataupun buku-buku terkait. Dengan membatasi materi tulisan hanya menyinggung soal hukum Islam terhadap kasus-kasus yang menyebabkan kematian atau luka kepada orang lain, kita akan bisa menilai bagaimana aturan hukum Islam ditetapkan Allah tersebut tidak hanya terfokus kepada pemberian hukuman kepada pelaku perbuatan, namun juga sangat mempertimbangkan rasa keadilan dari pihak korban. 

Satu hal pokok yang membedakan hukum Islam soal pembunuhan, baik yang disengaja ataupun tidak, adalah faktor pemaafan dari keluarga korban. Umumnya dalam hukum non-Islam, sekalipun pihak si korban sudah memberikan maaf dan mengampuni kesalahan pelaku, namun hukum tetap berjalan. Si pelaku tetap harus menjalani proses pengadilan, lalu hakim memutuskan hukuman yang setimpal sesuai bunyi pasal-pasal pada undang-undang hukum pidananya, ada batas maksimum dan minimum masa hukuman. 

Pengampunan dari pihak keluarga korban mungkin hanya dijadikan faktor yang meringankan keputusan hakim. Ini mungkin karena adanya perbedaan cara pandang terhadap peristiwa pidana pembunuhan, dalam aturan non-Islam, pembunuhan dilihat sebagai suatu perbuatan yang melawan keadilan masyarakat, sekalipun yang terbunuh adalah individu, sehingga sekalipun pihak keluarga memaafkan, aparat negara tetap melanjutkan proses hukumnya. 

Sebaliknya dalam aturan hukum Islam, pengampunan keluarga korban terhadap pelaku sangat menentukan hukuman apa yang akan dijatuhkan, bahkan pelaku bisa saja dibebaskan karena adanya hal ini. Pengampunan dari keluarga korban dianggap penting karena disitulah letaknya rasa keadilan yang sifatnya sangat subjektif dan berbeda pada setiap orang. Kita bisa melihat bahwa aturan yang ditetapkan Allah tersebut memang difokuskan untuk memenuhi rasa keadilan, bukan hanya terkait soal memberikan sanksi saja. Al-Qur'an secara jelas menginformasikan : 

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maaf dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih." (Al-Baqarah 178). 

Dalam menghukum pelaku pembunuhan dengan sengaja, Islam tidak akan membuka peluang untuk bermain-main dalam tingkat penafsirannya, pembunuh harus dibunuh, itu adalah bahasa yang sangat sederhana. Tidak peduli siapapun pelakunya dan tidak peduli siapapun korbannya. Bahkan dalam aturan fiqih, ketentuan ini berlaku dalam kasus membunuh orang kafir dzimmy (non-Muslim yang mengikatkan diri dalam perjanjian damai dan berada dalam lindungan kekuasaan Islam) sekalipun. Kesempatan untuk selamat dari hukuman mati hanya apabila pihak keluarga memaafkan perbuatan tersebut, maka hukuman mati akan berubah menjadi hukuman diyat dengan jumlah yang tidak sedikit yaitu 100 ekor unta (dengan ukuran harga unta 3000 s/d 4000 riyal, maka ini setara dengan Rp. 900 juta s/d Rp. 1,2 milyar). 

Terlepas dari berapapun jumlah diyat yang harus dibayar, konsep ini menunjukkan bahwa pihak si korban memiliki peran penting dalam mengubah keputusan dari hukuman mati, maka kalaupun dijatuhkan hukuman mati, itu sudah memenuhi rasa keadilan keluarga korban. Dilain pihak, kalaupun keputusannya diubah menjadi membayar diyat, itupun akan memenuhi rasa keadilan karena diputuskan sendiri oleh pihak keluarga. Bisa dipastikan tidak akan ada lagi kejadian keluarga korban akan berguling-guling dan menjerit-jerit di ruang pengadilan karena merasakan tidak adilnya keputusan pak hakim. 

Terkait dengan perbuatan kekerasan yang tidak menimbulkan kematian, misalnya kuping anda digigit Mike Tyson sampai putus, atau mengakibatkan hidung anda 'nyungsep' ke dalam. Hukum Islam menjamin keadilan bagi anda. Sekalipun dalam kondisi biasa, anda tidak akan berani melakukan pembalasan karena 'kalah sangar' dari si pelakunya, namun hukum Islam menjamin anda untuk melakukan hal yang sama, kuping anda putus? Maka anda diberikan kesempatan untuk memutuskan kuping Mike Tyson, hidung anda 'lari ke dalam'? Hajar saja si pelaku dengan cara yang sama. Jangan khawatir, dibelakang anda ada kekuasaan Islam yang akan melindungi, ada aparat negara yang akan memback-up anda, memegangi tangan si Mike sehingga dia tidak bisa apa-apa. 


Dengan adanya hukum qishash ini, orang akan berpikir seribu kali untuk melakukan tindakan sewenang-wenang dan mendzalimi orang lain, karena bayarannya kontan. Jadi, mengapa tidak kita coba saja untuk menerapkannya? Pikirkanlah manfaat yang dihasilkannya. Aturan seperti ini bisa menjadi solusi bagi keadlian hukum yang didambakan oleh kita semua.